Senin, 11 Januari 2016

[Japan 2015] : Wisata Kuliner

Setelah puas jelong-jelong mulai dari Saitama - Chiba - Yamanashi - Fujisan hingga balik lagi ke Tokyo, sekarang waktunya kita wisata kulineeerrr!!!

Sebetulnya daripada disebut wisata kuliner, mungkin lebih tepatnya kalo disebut jajan. Apalagi aku sukaaa banget jajan di minimarket Jepang yang komplit, dan yang paling seneng adalah beli minuman di Vending Machine alias mesin penjual otomatis.
Pokonya kalo ketemu vending machine, pasti semua minuman dicobain. Mulai dari kopi, latte, milktea, matcha, sirup jagung sampe air mineral pun nggak ketinggalan^^

Yuk, yuk kita bahas satu persatu :)


[Sashimi yang WAH dan nampak mahal bingits! Ini waktu hari pertama nyampe di Saitama, langsung dijamu sashimi. Rasanya enaaaak banget. Tapi bagi yang nggak suka ikan mentah, nggak disaranin sih^^]


Sashimi ini isinya komplit banget! Kayaknya semua mahluk laut diboyong semua ke sini deh. Mulai dari maguro (tongkol), kerang, udang, cumi, gurita, dan ikan laut khas Jepang lainnya.



[Milk coffee yang dibeli di vending machine. Enaaaakk dan creamy!]
 




[Mungkin kalo di Indonesia hampir mirip kayak roti bagelen, tapi yang ini rasa susunya kentel dan creamy banget!! Jangan pernah makan ini malem-malem apalagi pas galo, dijamin berat badan langsung naik! #pengalaman #lempar timbangan]





[Bitter chocolate yang di dalemnya ada coklat lagi dengan rasa matcha. Nggak terlalu manis dan seru banget buat camilan, soalnya nggak bikin enegh.]





[Kopi lagiii! Dari kemasannya aja udah ketauan kalo ini kopi black yang notabene PAIT! Tapi anehnya aku suka-suka aja. Meskipun aromanya lebih mantep kopi Indonesia sih^^]



[Milk tea satu ini dijual di vending machine dalam versi HOT, karena waktu itu memang lagi musim gugur plus hujan, jadinya mantebh banget nyeruput mik tea anget-anget]




[Ini namanya Taiyaki, yaitu kue tradisional Jepang berberntuk ikan dan di dalamnya ada pasta kacang merah. Waktu itu nemu ini di Lawson sebelum pergi ke Fujisan dan masih anget!!! Jadi, nggak ada alesan buat ngeborooong!]




[Lagi-lagi kopi...hoho. Yang ini caffe latte dan seperti biasa rasanya creamy banget!!! Kemasannya juga lucu]




[Karena temenku keukeuh pengen nyobain ramen asli Jepang, jadinya ketika di Kumagaya kita pun memilih ramen jadi temen makan siang. Yang ini vegetable ramen, jadi isinya cuma sayuran dan seafood. No pork tentunya^^]


Selain pesen ramen, nggak ketinggalan juga pesen Karaage alias ayam goreng tepung. Pokonya kalo makan di resto Jepang itu kudu ada Karaage. Enak dan garing banget!



[Makan siang yang MEWAH banget ketika observasi ke Gyoda Factory. Gileeee, ini nggak mungkin dimakan sendiri!!! Tapi karena udah dijamu segitunya, yaa kudu diabisin ya *tepok-tepok perut buncit*]

Menu lunch ini terdiri dari nigiri sushi, soba dingin, tempura, beberapa asinan, nasi nggak lupa plus sop miso dan nanas sebagai pencuci mulut. Kayak yang dikit-dikit kan porsinya? Tapi sumveh dah kalo bukan karena nggak enak udah dijamu, asli nggak bakalan abis dan minta dibungkus aja.
Sehabis menyantap ini, kayaknya tiga hari nggak makan juga masih kenyang.




[Menu lunch saat baru nyampe di Tokyo Disney Resort. Enak pake banget, tapiiiii dikiiiit banget porsinya #dasar rakus!]

Yang ini kayak nasi kuning. Haha. Karena aku cari aman supaya nggak makan pork, jadinya pilih yang isinya seafood atau ayam.


[Kalo yang ini menu dinner saat di Shinkoiwa-Tokyo. Karena waktu itu nggak ada staff Jepang yang nemenin, jadinya kita bebas pilih makanan. Dan karena kami anti pork, soo pilihan jatuh ke Karaage alias ayam goyeeeng! Enak? Udah pasti! Porsinya pun buanyaaak dan mureee. #RakusTeuteup]




[Nah, kalo yang ini rada spesial, karena ini menu lunch ketika tour ke Fujisan dan Yamanashi. Asli enaak banget. *ah, apa sih yang nggak enak buat gue...kkkk*]




[Soft ice cream waktu di Heidi's Garden - Yamanashi. Awalnya sih nggak tertarik beli ini mengingat perut lemak di badan makin melebar dengan merdekanya. Tapi, pas ngeliat orang-orang pada berbondong-bondong beli, jadinya ngikut juga. Hoahahaa #NggakTahanGodaaanYaOwlooh.
Rasanya? Creamy dan susunya PAS! #BukanIklan]




 [Salah satu camilan paling paporit kalo ke Jepang itu KURI alias chesnut! Enak, sehat dan murah. Cuma 100 yen sebungkus. So, nggak lupa ngeborong ini buat stock di kosan. Hahay!]



 [Meski camilan kacang di Indonesia teuteup yang nomer hiji, tapi camilan kacang dari Jepun ini juga nggak kalah. Apalagi isinya komplit, ada kacang mede, almond, macadamia sama satu lagi lupa namanya... Nggak digoreng dan cuma pake garam plus olive oil pulak! Jadi, ngemil ini pun nggak bikin rasa bersalah ;)]





Sebenernya masih banyak sih camilan, minuman, jajanan dan wisata kuliner lainnya yang sempat dicicipin selama kemaren di Jepang. Tapi berhubung kebanyakan lupa dipoto dan begitu inget udah ludes #laper-mode-on#, jadi cuma segitu yang sempet diabadikan.

Semoga bisa kembali lagi ke sana dalam waktu dekat dan ngeborong camilan!!!

Itadakima~su!!!





Selasa, 05 Januari 2016

[Japan 2015] : Day 6

Setelah 5 hari bergelut dengan berbagai aktivitas mulai dari observasi, meeting dan convention, hari Sabtu waktunya JELONG-JELOOOONGGG!!!!
*potong tumpeng*

Selama di Jepang kemaren, staff Jepang yang ikut sama-sama kebetulan ada keperluan di hari Sabtu, jadinya dia nggak bisa nemenin. Alhasil, aku dan dua partnerku pun menghabiskan free time kami bertiga aja.
Lagiaaann, sebagai japanese interpreter, ngomong bisa, baca kanji bisa *songong* ngapain juga ane kudu nguntit terus Jepang nyebelin satu itu? Mending ngebolang ajeee.

Karena request dari dua partner ku yang pengen ke Fuji Mountain, maka destinasi kami kali ini adalah FUJISAN!!! Berhubung dua partnerku ini cowok-cowok berdarah muda yang seneng wisata alam alias back to nature, jadi jauh-jauhlah itu emol-emol dan shopping-shopping hambur-hamburin duit, mending kita menikmati alam dan mengagumi ciptaanNya.


[Meeting point sebelum cuss ke Fujisan adalah di Shinjuku Center Building. Buanyaaak gedung-gedung bertingkat yang bikin pegel leher]





[Karena nggak mungkin terus sampe puncak Fujisan, soo kami cuma sampe halte ke-5. Disini aja suhu sudah mencapai 3 derajadh! Brrrrr]




[Ini sekitar jam 10:30. Sepi, bersih dan dingin tentunya^^]




[Latar di belakang itu sebetulnya banyak pohon, tapi saking dingin dan berkabutnya, jadi cuma warna putih.]



[Padahal masih pertengahan musim gugur, tapi udah putiiiiih kayak gini. Kebayang kalo pas puncak musim dingin....brrrrr]



Setelah selesai keliling-kelieling sekitar 5th Station Fuji Mountain, destinasi berikutnya adalah lunch di salah satu resort bernama Heidi's Garden.
Sebetulnya pas di Fujisan tadi kurang puas, soalnya berkabut banget dan nggak sempat ngelihat puncaknya yang ditutupi salju abadi itu. Ketika perjalanan menuju Heidi's Garden kelihatan sih sedikit puncaknya, tapiiii kuraaaaang.


[Ini lokasi resort yang bakal jadi tempat lunch kami. Bangunannya lutuuuu.]





[Heidi's Garden!!!]





[Danau kecil nan elok tidak jauh dari Heidi's Garden. Adeeeem banget ngeliatnya]





[Sepanjang jalan daun-daun maple warna-warni yang cantiiik banget jadi spot foto yang keren :) Bersyukur banget bisa dateng ke sini pas musim gugur]


Setelah perut terisi penuh, perjalanan dilanjutkan menuju sebuah pabrik kue tradisional Jepang yang masih berada di sekitar Perfektur Yamanashi.
Rupanya pabrik kue ini masih sodaraan sama si Heidi's Garden tempat kita tadi lunch^^

Dari gerbang pabrik, kita langsung dipandu menuju sebuah ruangan berisikan buanyaaak kue tradisional Jepang. Disitu kami diperbolehkan mengisi sampe penuh satu kantong plastik dengan kue-kue. Pokonya bebas mau berapa biji pun, asalkan muat dalam satu kantong plastik.


[Para peserta yang berlomba-lomba ngisi masukin kue. Semangkaaaaaa!!!]




[Isi yang banyak buat dibawa ke Indonesia!!!]


Setelah puas keliling pabrik kue, lunch di Heidi's Garden, dan berdingin-dingin ria di Fujisan, spot terakhir yang kami kunjungi adalah Kebun Anggur!!!
Dari pabrik kue menuju perkebunan anggur sekitar 10 menit nggak pake macet dan ngaret. Perkebunan anggur ini berada di sekitar rumah-rumah penduduk yang memang sengaja bikin perkebunan anggur buat dijual lagi atau untuk tujuan wisata. Mungkin kalo di Indonesia kayak kebun stroberi yang banyak ditemukan di Lembang atau Pangalengan Bandung.



[Anggurnya guedeeee bingiits!!!]




[Sejauh mata memandang yang nampak cuma anggur, anggur daaaan anggur!!! *mabok anggur*]





[Anggur yang bergantungan boleh dimakan tapi kudu abis di tempat, kalo nggak abis kudu bayar. Naaah, kalo yang di keranjang ini bebas dimakan berapa bijipun!]




[Dapet kenalan ibu-ibu yang ikut tour sendirian, namanya Yamada-san. Kebetulan dia duduk sebelahku waktu di bis. Orangnya baeeek banget :)]


Dengan berakhirnya jelong-jelong ke Fujisan dan Yamanashi, maka berakhir pulalah perjalanan kami di Jepang. Besok pun kudu prepare buat ke bandara dan cuss kembali ke negara tercinta.

Meski cuma dapet free time sehari, tapi alhamdulillah puaaas banget. Meski di tempat wisata dan lagi libur, orang Jepang teteup tertib dan ON TIME! Skejul bus tour ini bener-bener tepat waktu dan nggak ada acara ngaret sedikit pun. Mulai dari keberangkatan sampe kembali lagi ke meeting point.
Hebadh lah!
Kapan ya di Indonesia bisa tour on time kayak gini^^

Well, semoga bisa kembali lagi ke sini dalam waktu dekat. Karena berapa kalipun bulak-balik ke Jepang, aku nggak pernah boseeenn :D






Jumat, 04 Desember 2015

[Japan 2015] : Day 1 ~ 5

Tanggal 1 ~ 7 November 2015 lalu, di kantorku diadakan event TC Circle World Convention.
Seperti yang pernah dibahas di postingan sebelumnya, ada yang namanya event Kaizen (improvement) yang diadakan kantorku setiap tahunnya.

Kalau yang setiap tahun rutin diadakan adalah TC Circle Asia-Pasific and Europe yang kemarin sudah berlangsung di Thailand.
Naah, untuk World Convention diadakan setiap dua tahun sekali di Jepang.

Alhamdulillah, tahun ini bertepatan dengan TC Circle World, dan aku bisa ikut sebagai interpreter.
Bisa menginjakkan kaki lagi di negara kelahiran Doraemon untuk yang kedua kalinya itu bener-bener rejeki yang sesuatu banget :)

Well, tanggal 1 Nov aku, dua orang member yang menjuarai peringkat ke 1 di TC Circle Indonesia, plus 1 orang Jepang sebagai pendamping berangkat menuju Jepang menggunakan pesawat All Nippon Airways pada jam 21.45.

Meski ada sedikit "trouble" di hari keberangkatan, tapi alhamdulillah semua berjalan lancar dan kami tiba di Jepang besok paginya sekitar pukul 09.00, 1 jam lebih lambat karena pesawat delay 1 jam.
Ternyata pesawat sekelas ANA yang masuk peringkat 10 besar dunia pun bisa delay ya.
Yah, memang tidak ada yang sempurna di dunia ini^^

Sesampainya di Bandara Haneda, nggak lupa kita photo-photo dulu. Sebodo amat lah mau dibilang katro ato wong ndeso, toh yang penting kami heppi bisa menginjakkan kaki di Jepang.
Apalagi dua temenku baru pertama kali ke Jepang, soo aku ngerti banget gimana perasaan mereka :)

Setelah check imigrasi dan segala printilannya, kami pun menuju tujuan pertama : Saitama Perfecture.
Untuk menuju Saitama, kita naik shinkansen (kereta peluru yang cepeeet banget).
Iyeeeyyy!! Akhirnya kesampaian juga naik shinkansen.

[Mejeng dulu sebelum naik Shinkansen. Iiihh, shinkansen di belakang lutuuuu yaa. Kayak lumba-lumba]




[Begitu tiba di hotel, lempar koper dan langsuuuung nyari makan. Kita makan di sebuah kedai makan sederhana tapi uenaaaakk! Tapi kudu hati-hati soalnya banyak pork^^]





[Malam hari after dinner, mejeng dulu di sekitar pertokoan. 
Oiya, ini temenku sekaligus salah satu member juara 1 TC Circle Indonesia. Masih single looohh #HALAH]




[Hotel tempat kita nginep, Sun Route Hotel, cuma lima langkah dari Kumagaya Station]





[Kebiasaan di mana pun : nggak lupa photo pemandangan dari jendela kamar hotel^^]





[Depan hotel bener-bener langsung ke station! Ada minimarket pulak! Praktis bingiitss.]





[Suasana di dalam kamar hotel yang meski nggak begitu luas, tapi nyaman dan bersih banget. Hotel khas Jepang memang selalu minimalis tapi praktis.]



Hari pertama dan kedua dihabiskan di Saitama untuk istirahat dan kunjungan ke factory di Gyoda. Sayangnya, karena photo-photo factory nggak bisa dipublikasikan, jadi sekip aja ya^^

Hari ketiga, kita pindah lokasi ke Chiba Perfecture, karena lokasi convention ada di Chiba.
Daaannn hotelnya dekeeeett banget sama Tokyo Disneyland, bahkan masuk ke area Tokyo Disney Resort! Saking deketnya, dari kamar hotel bisa ngeliat Cinderella Castle dan kereta Mickey wara-wiri sekitar hotel. Waooowwww!!!


[Turun dari station menuju hotel pake kereta lagi, daaaann keretanya Mickey semuaaaaa. Pengen dibawa pulang deh ah! Karena udah masuk area Tokyo Disney Resort, maka semua hal pun bernuansa Disney, mulai dari kereta, bus sampe tiket keretanya sendiripun semua Disney!!! 
Berasa di negeri dongeng^^]





[Bahkan gantungannya pun Mickey :D]





[Kalo hotel pertama dapetnya yang minimalis dan simple, hotel kedua ini dapet yang WAH bingitss, yaitu Sheraton Tokyo Bay Hotel! 
Bintang lima, bed-nya aja double gini. Malah jadi bingung mau tidur dimana. Haha.]





[Meski bagus dan WAH, tapi kayaknya aku lebih suka kamar hotel yang ke-1. Ini terlalu luas, malah jadi bingung^^]




[Selalu dan selaluuuuu, photo pemandangan dari kamar hotel]




[Dari kamar hotel keliatan kereta Mickey wara-wiri]



Hari keempat, akhirnya tiba juga hari penentuan, dimana convention dan TC Circle World dimulai. Meski temenku yang akan maju untuk presentasi dan berlomba dengan negara lainnya, tapi aku juga nggak kalah grogi. Semoga semuanya dilancarkan.
Amin.


[Eksis dulu sebelum manggung. Duuh, wajah-wajah tegang yang menunggu eksekusi]



Sayangnya, kali ini kami masih belum bisa menyabet juara. Juara pertama dimenangkan oleh team dari Brazil. Yah, mungkin lain waktu kita lebih berusaha lagi. Setidaknya, bisa ikut TC Circle World di Jepang aja sudah jadi pengalaman yang tidak terlupakan.


[Sebelum acara convention selesai, photo bareng dulu dengan member dari Asia-Pasific and Europe, yaitu dari Thailand, Philipine, India dan UK.]



Setelah convention selesai, berikutnya adalah Social Gathering alias PARTY!!!!


[Bersama team dari Saitama Plant. 
Ane udah berasa kayak manager boyband nihh. Ganteng-ganteng! Hahaaaha!]
 




[Masih kurang photo-nya? Niihh, tambah lagi.]





[Yang ini salah seorang member dari tim Suzuka Plant. 
Eehhmm, sebenernya nggak bermaksud photo berdua sedeket ini, cuman ane dipaksa! Sumveh! Dipaksaaaa ama yang motonya.]





[Dua akang ganteng dari Saitama lagi galo, nih]





[Yang ini juga dari Suzuka sama-sama galo.
Kenape sihh cowok-cowok ganteng kok pada galo?!]





[Special performance dari team Asia-Europe : Hatsune Miku Dance!!!]





[Dari Saitama Plant juga nggak mau kalah, ikut bergoyang bersamaaaa!!!]





[Ini nihh, pemenang utama TC Circle World kali ini, from Brazil!!!]



Social Gathering berlangsung hingga jam 19.00.
Tadinya aku mau langsung balik ke kamar untuk istirahat, soalnya dua temenku juga udah kecapean.
Tapi, begitu teringat kalo hotel tempat nginep itu bersebelahan dengan Disneyland, bahkan udah ada di depan mata, entah kenapa tiba-tiba terlintas ide gila briliant buat pergi ke Disneyland! SENDIRIAN!

Yep, karena dua temenku udah tepar, soo aku langsung ngacir ke kamar buat ambil dompet dan tas, tanpa ganti baju, cuma ngambil jaket doank karena udara musim gugur di Jepang bakalan bikin tepar kalo keluar malem-malem tanpa jaket.

Tanpa pikir panjang, aku langsung menuju stasiun untuk naik kereta Mickey menuju Disneyland.
Mubazir banget kan, Disneyland ada di depan mata tapi cuma dianggurin^^


[Memasuki Tokyo Disney Resort]





[Gerbang Disneyland udah di depan mataaaaa!!!!]





[Daaann, begitu masuk ke area taman Disneyland, langsung disambut Mickey dan Walt Disney.
Perhatikan Cinderella Castle di belakang, kalo malam hari cuantiiiik banget dengan lampu-lampunya]





[Salah satu spot di Disneyland]





[Salah satu wahana di Disneyland yang mengambil tema Toy Story]





[Ada spot photo di tengah jalan, langsung shoot deh!]






[Bangunan di sekitar stasiun dibuat bergaya negeri dongeng]


Setelah puas bertualang sendirian malam hari di Disneyland, aku pun pergi tidur dan pules hingga besok pagi.
Besoknya, kami pergi ke Tokyo Motor Show.
Begitu tiba di sana, gileeee penuh banget!!!
Meski penuh sesak, yang bikin salut dengan Jepang adalah orang-orangnya teteup tertib dan menjaga kebersihan. Nggak ada yang dorong-dorong tuh, nggak ada sampah secuil pun. Semuaaa rapih.


[Suasana di Tokyo Motor Show sebelum masuk gate]




[Di depan gate semua rapih dan tertib. HEBAT!!!]





[Ini booth kami di Tokyo Motor Show^^]





[Kalo cowok-cowok pada motoin SPG cewek, ane juga kagak mau kalah donk motoin cowok-cowok gantengnya. Hoho.]


Pulang dari Motor Show, kami langsung makan siang di Odaiba, lalu menuju hotel.
Lagi-lagi kudu pindah hotel dan pindah kota.
Kali ini kami menuju Shinkoiwa dan menginap di Shinkoiwa Park Hotel. Dari hotel bintang lima, kembali lagi ke hotel minimalis yang imuuut banget.

Setelah lempar koper, mandi dan ganti baju, kami bertiga langsung cari makan dan belenjong.
Karena aku sama sekali buta soal daerah Shinkoiwa, so satu-satunya jalan adalah dengan tanya ke resepsionis hotel. Setelah dikasih beberapa rekomendasi tempat belanja dan tempat makan, kami pun melesat menuju tempat yang dituju.

Tempat yang dituju adanya di kota sebelah, jadinya kudu pake kereta.
Karena kereta Jepang itu nyamaaan banget, ya nggak masalah^^


[Salah satu sudut kota yang terfoto sepulang dari belanja]





[Niatnya nyari Album Arashi - Japonism, tapi apa daya semua toko CD sold out!!! Gantinya, dapet ini dengan harga mureeee banget. Yah, lumayan terhibur lah ya.]



Well, itulah sekilas perjalanan di Jepang hari ke-1 sampai 5.
Cerita dan foto yang lainnya di postingan berikutnya ya.

Mata ne!